Ujian Berat Partai Demokrat

Kesolidan Partai Demokrat Jember akan benar-benar diuji pada pelaksanaan Pemilu Kada mendatang. Mengapa demikian? Itu lantaran, rekomendasi DPP Partai Demokrat turun pada saat sebelum proses penjaringan di internal selesai. Bahkan rekomendasi tersebut turun, sebelum pelaksanaan fit and proper test digelar. Akibatnya, proses fit and proper test yang sedianya akan di gelar di DPD Jawa Timur batal dilaksanakan. Jika memang demikian persoalannya, bagaimana DPC Partai Demokrat Jember menyikapi rekomendasi DPP? Akankah DPC Demokrat Jember akan mengakui rekomendasi tersebut? Dan bagaimana pula reaksi PAC Demokrat?

Seperti dilansir di beberapa media nasional beberapa waktu lalu, rekomendasi DPP Partai Demokrat untuk Pemilu Kada Jember, jatuh kepada Pasangan Guntur Ariadi Dan Abdullah Syamsul Arifin Atau Gus Aab.

Ketua DPC Partai Demokrat Jember, Saptono Yusuf menyatakan, hingga hari ini, DPC belum mendapatkan tembusan resmi dari DPP dan DPD, mengenai rekomendasi pada pemilu kada mendatang.

Yang lebih membingungkan kata dia, pada saat yang bersamaan, DPD Demokrat Jawa Timur, mengirimkan undangan untuk pelaksanaan fit and propers test. Sehingga hal ini menguatkan dugaan, bahwa rekomendasi yang turun masih perlu dipertanyakan keasliannya.

Saptono menambahkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu kepastian dari DPP Demokrat, mengenai kepastian rekomendasi pada saat pemilu kada. Sebenarnya DPC Partai Demokrat Jember, sudah berjalan sesuai dengan aturan dari DPP dan DPD, namun nampaknya, ada semacam penelikungan di tingkatan DPP. Atas sikap tersebut, Saptono mengaku kecewa terhadap DPP Partai Demokrat.

Meski Saptono mengaku kecewa terhadap DPP Partai Demokrat, belum tentu akan menolak rekomendasi tersebut. Demokrat masih mencari solusi terbaik, terutama bagi kesolidan partai demokrat jember pada Pemilu Kada Jember.

Untuk itulah kata Saptono, pihaknya akan segera menyikapi persoalan tersebut. Bahkan dalam waktu dekat akan DPC Demokrat Jember, akan menggelar rapat pleno untuk membahas persoalan rekomendasi tersebut.

Tidak jauh beda dengan Saptono, Ketua PAC Sumbersari Hari Purwanto sebelumnya mengatakan, 50 persen lebih PAC Partai Demokrat Jember menolak rekomendasi dari DPP. Itu lantaran kata dia, saat ini seluruh rangkaian penjaringan belum selesai. Semestinya DPP menunggu seluruh proses penjaringan selesai, baru mengeluarkan rekomendasi.

Untuk itulah lanjut Hari, dirinya beserta 20 PAC berharap kepada DPC agar segera mengambil sikap tegas, sebab saat ini ada oknum yang menginginkan internal demokrat terus bergejolak.

Sementara Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Ibnu Hajar, ketika dikonfirmasi melalui telfon selulernya memastikan, bahwa rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk Kabupaten Jember, benar-benar asli.

Jadi lanjut Ibnu, sudah menjadi keharusan bagi pengurus Partai Demokrat Jember, untuk segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Bahkan kata Ibnu, jika ada pengurus DPC Partai Demokrat Jember tidak mau mematuhinya, akan diberikan sanksi tegas. kalau perlu, seandainya Ketua DPC Demokrat Jember tetap menolak, maka akan diusulkan untuk diganti.

Meski Ibnu belum bisa memastikan, namun dalam waktu dekat, dirinya beserta jajaran pengurus DPD Jawa Tmur, akan turun ke bawah, untuk menyelesaikan polemik Rekomedandasi Dari DPP.

(1.282 views)
Tag: