
Kawan KISS FM.
Pasca viralnya anggota dewan yang kedapatan bermain game dan merokok saat rapat, DPRD Jember mulai mendorong penyusunan kode etik dalam sidang terbuka. Aturan tersebut dinilai penting untuk menjaga citra dan kehormatan lembaga legislatif di mata publik.
Dorongan pembentukan kode etik itu muncul setelah anggota Komisi D DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidiqi, menjadi sorotan publik karena terekam merokok dan bermain game saat mengikuti rapat dengar pendapat. Insiden tersebut memicu kritik masyarakat sekaligus evaluasi di internal DPRD Jember.
Anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi PKS, Ahmad Dafir Syah, Jumat 29 Mei 2026 mengatakan, perlu ada kesepakatan bersama terkait larangan merokok dalam sidang terbuka, khususnya ketika rapat menghadirkan pihak eksternal. Menurutnya, aturan tersebut penting demi menjaga kenyamanan dan kesehatan tamu undangan dari paparan asap rokok.
Ia menilai, kinerja baik anggota dewan jangan sampai tertutupi oleh perilaku yang dianggap kurang etis. Peristiwa yang viral beberapa waktu lalu, kata Dafir, seharusnya menjadi momentum pembenahan etika di lingkungan DPRD sekaligus bentuk penghargaan kepada anggota yang tidak merokok.
Pandangan berbeda disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Candra Ary Fiyanto. Ketua Komisi B DPRD Jember itu menilai persoalan utama yang disorot publik sebenarnya bukan aktivitas merokok, melainkan tindakan bermain game saat rapat resmi yang membahas kepentingan masyarakat.
Menurut Candra, seluruh anggota dewan perlu saling mengingatkan agar tetap fokus menyerap aspirasi rakyat selama persidangan dan tidak melakukan aktivitas lain seperti bermain game. Sebab, dampak negatif dari kejadian tersebut turut mencoreng citra seluruh anggota DPRD Jember.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, mengaku menerima berbagai masukan dari anggota dewan terkait perlunya pengaturan etika dalam sidang terbuka. Ia menyatakan usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pimpinan DPRD Jember, meski belum diatur secara khusus dalam tata tertib resmi lembaga.
Menurut Widarto, nantinya bisa dibuat kesepakatan bersama mengenai ketentuan dalam sidang terbuka maupun tertutup, termasuk aturan terkait merokok selama persidangan berlangsung.
<<<<< Hafit
(53 views)