
Kawan KISS FM.
Kehebohan foto yang disebut menampilkan sosok pocong di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso, akhirnya terungkap. Polisi memastikan gambar yang sempat viral dan membuat resah warga tersebut hanyalah hasil rekayasa digital.
Foto misterius itu ramai diperbincangkan masyarakat dan beredar luas di media sosial sejak sepekan terakhir. Sejumlah warga bahkan mengaitkannya dengan penampakan makhluk halus, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Mendapat laporan sekitar pukul 14.00 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Binakal Aipda Gozali bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel Polsek Binakal langsung turun ke lokasi di Dusun Sumber Tengah RT 04 RW 03 untuk melakukan penyelidikan dan klarifikasi.
Petugas kemudian meminta keterangan sejumlah saksi dan tokoh masyarakat, di antaranya Ahmad Turmidi dan Rosidi selaku kepala dusun setempat, serta Muh. Sayuti (34), warga yang disebut-sebut terkait dengan foto yang beredar tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan sosok menyerupai pocong dalam gambar itu bukan kejadian nyata. Foto tersebut diketahui merupakan hasil editan digital yang dibuat sendiri oleh Muh. Sayuti menggunakan telepon genggam pribadinya.
Kepada petugas, Muh. Sayuti mengaku awalnya hanya belajar mengedit foto untuk hiburan pribadi. Namun tanpa disadarinya, gambar tersebut kemudian dikirim istrinya, Siti Holifatul Hasanah, kepada kerabat keluarga hingga akhirnya menyebar luas melalui status WhatsApp dan media sosial.
Situasi semakin ramai setelah foto itu turut diunggah akun media sosial Suara Rakyat Bondowoso (SRB), sehingga memunculkan anggapan di masyarakat bahwa benar terjadi penampakan makhluk halus di lokasi tersebut.
Kasi Humas Polres Bondowoso dijabat oleh Iptu Bobby Dwi Siswanto pada Jumat 29 Mei menegaskan, setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, informasi mengenai adanya pocong di depan rumah warga dipastikan tidak benar dan foto tersebut murni hasil rekayasa digital.
Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian bersama keluarga terkait langsung menghapus seluruh unggahan yang beredar guna meredam keresahan warga. Polisi juga membuat video klarifikasi agar masyarakat memahami fakta sebenarnya dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Di tengah perkembangan teknologi digital, satu gambar hasil editan dapat memicu keresahan luas jika tidak disikapi secara cermat dan bertanggung jawab.
<<<<< Ulil
(50 views)