
Pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025 kembali memeriahkan jantung kota Jember, berlangsung sejak Jumat hingga Minggu 10 agustus 2025. Pada momentum ini, Bupati Jember Muhammad Fawait memuji event ini sebagai yang terbesar dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, di tahun ini, penyelenggara JFC juga mengenalkan maskot baru bernama DYFA. Terinspirasi dari sang Maestro, Dynand Fariz.
Lebih lanjut, pada JFC kali ini, penyelenggara juga mengenalkan buku yang berisi perjalanan panjang kehadiran JFC di Jember sejak tahun 2003 hingga saat ini.
Event Director JFC, Kalifa Diyantama, Jumat 8 agustus 2025 mengatakan, BUKU berjudul DYNAND FARIS, JFC DAN MIMPI TENTANG JEMBER ini berupaya disajikan kepada publik untuk menunjukkan, bahwa JFC tidak hanya menjadi event rutinan di Jember. Lebih dari itu, dia menyebut, JFC merupakan carnaval yang sudah dikenal dunia, bukan sekadar membuang uang untuk membuat kostum.
Sementara itu, Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Budi Setiawan menambahkan, buku tersebut lahir dari upaya mengumpulkn foto dan tulisan original, tentang bagaimana Dynand Fariz, seorang anak desa dari Sidomulyo, Kecamatan Silo, mengawali mimpinya menggelar JFC di tahun 2003. Buku tersebut, katanya, merupakan kumpulan kisah dari saksi sejarah perjalanan JFC.
Dalam kesempatan itu, Fawait memuji terselanggaranya JFC, dan disebut sebagai pagelaran karnaval terbesar. Bahkan untuk tahun ini, dia menyebut JFC 2025 jadi yang paling meriah.
ULIL
(617 views)