Antrean Panjang di SPBU, Fawait Sebut Stok BBM Diupayakan Kembali Normal 2, 3 Hari ke Depan

Kawan KISS FM

Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat agar tidak panic buying, atau membeli BBM secara berlebihan di tengah situasi terhambatnya pasokan di seluruh SPBU.

Seperti diketahui, sejak Sabtu 26 Juli hingga Senin 28 Juli 2025, terpantau di seluruh SPBU Jember mengalami lonjakan antrean kendaraan yang akan mengisi BBM. Kondisi ini diakibatkan adanya kemacetan panjang di jalur Pantura dan ditutupnya jalur Gumitir sejak Kamis 24 Juli 2025.

Pasokan BBM dari depo Pertamina Banyuwangi pun akhirnya turut terjebak dalam kemacetan panjang di jalur Pantura.

Terlambatnya pasokan BBM ke SPBU ternyata memicu kepanikan masyarakat dalam membeli BBM bersubsidi seperti Pertalite maupun jenis Pertamax. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre di SPBU hingga ratusan meter.

Fawait meminta masyarakat tidak berlebihan membeli BBM. Sebab, pasokan dari Malang dan Surabaya akan mempercepat pemulihan situasi antrean panjang. Dia memperkirakan, dalam 2 hingga 3 hari ke depan, ketersediaan BBM di SPBU akan kembali normal.

Fawait mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar rapat dengan Pertamina untuk kepastian pasokan BBM.

Dia menyebut, kepanikan masyarakat dalam membeli BBM terlihat dari adanya fenomena penjualan BBM jenis Pertalite di tingkat pengecer, dijual hingga Rp25 ribu per liter, dari normalnya Rp12 ribuan per liter. Dia berharap, masyarakat tidak memanfaatkan situasi keterbatasan stok BBM agar segera kembali normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi juga menegaskan bahwa stok BBM dipastikan akan kembali normal pada 2 hingga 3 hari ke depan.

(599 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.