
Bupati Jember Hendy Siswanto merespons persoalan ketersediaan gas LPG 3 kg di masyarakat. Hendy meminta masyarakat memaklumi kelangkaan tersebut.
Hendy mengatakan, permintaan kebutuhan pokok dan penting setiap bulan ramadan selalu meningkat. Sehingga kelangkaan gas LPG 3 kg selama ramadan dinilai hal yang wajar.
Hendy menyebut peningkatan konsumsi LPG terjadi di level pelaku UMKM menjelang Idul Fitri, salah satunya UMKM kue kering.
Pelaku UMKM yang biasanya membeli 1 meningkat menjadi 10 tabung gas per hari. Apalagi pelaku UMKM tersebut memang menggunakan gas LPG 3 kg subsidi.
Semestinya saat permintaan meningkat cukup tinggi, mereka bisa menggunakan gas LPG nonsubsidi.
Kendati demikian, perilaku mereka tidak dapat disalahkan, karena mereka statusnya pelaku UMKM.
Lebih jauh Hendy mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah pencegahan untuk mengantisipasi agar kelangkaan tabung gas LPG 3 kg tidak terus berlanjut.
Salah satunya dengan berkoordinasi dengan Pertamina Surabaya.
Sebelumnya, Disperindag Jember menyebut sudah ada peningkatan suplai dari Pertamina. Sejak tanggal 1 April 2024 lalu, Pertamina menyuplai 76.160 tabung per hari.
Kendati demikian, masyarakat sampai saat ini masih kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg.
<<<<rusdi
(1.023 views)