
Kawan KISS FM.
Pemadaman listrik akibat hujan deras tidak menghentikan rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jember yang membahas rencana hibah tanah untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Senin, 2 November 2026. Rapat perdana tersebut bahkan berlangsung dalam kondisi gelap setelah listrik di Gedung DPRD Jember mendadak padam.
Rapat yang digelar di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) itu merupakan tindak lanjut surat Bupati Jember Muhammad Fawait tertanggal 20 Oktober 2026. Surat tersebut berisi permohonan persetujuan DPRD atas hibah tanah milik Pemerintah Kabupaten Jember kepada Kejari Jember.
Pemadaman listrik sempat menghambat jalannya rapat. Salah seorang pegawai Sekretariat DPRD Jember menjelaskan, genset yang tersedia tidak mampu menyuplai listrik ke Ruang Banmus karena hanya menjangkau lantai dua gedung.
Meski tanpa penerangan, anggota Pansus tetap melanjutkan pembahasan hingga rapat berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.
Ketua Pansus DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan rapat perdana difokuskan pada pendalaman permohonan hibah aset bersama tim ahli DPRD. Pembahasan terutama menyangkut aspek legalitas dan status kepemilikan tanah yang akan dihibahkan.
Ardi menjelaskan, Kejari Jember membutuhkan lahan sekitar 2,3 hektare untuk pembangunan kantor baru. Namun, aset tanah Pemkab Jember yang tersedia dalam satu bidang mencapai 2,7 hektare atau 27.153 meter persegi, berlokasi di Lingkungan Kedawung, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Karena berada dalam satu bidang, seluruh lahan tersebut direncanakan untuk dihibahkan.
Ardi menambahkan, Pansus masih perlu memastikan secara langsung lokasi dan batas-batas objek tanah yang menjadi sasaran hibah. Untuk itu, Pansus menjadwalkan pengecekan lapangan pada Selasa, 3 November 2026.
Sebelumnya, DPRD Jember membentuk Pansus Pelepasan Aset Daerah Berupa Tanah pada Selasa, 27 Oktober, sebagai tindak lanjut permohonan Bupati Jember. Pansus bertugas memastikan seluruh tahapan pelepasan dan hibah aset daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum mendapat persetujuan DPRD.
<<<<< HAFIT
(25 views)