Kawan KISS FM.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Jember meminta masyarakat yang menjadi korban penipuan digital atau scamming untuk segera melaporkan kejadian tersebut. Pasalnya, dalam hitungan menit, uang korban bisa berpindah dari satu rekening ke rekening lainnya hingga akhirnya masuk ke transaksi aset kripto.
Kepala OJK Jember Aris Budiman, Rabu 7 Oktober mengatakan, semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang transaksi untuk ditindaklanjuti dan dana yang masih berada di lembaga keuangan dapat dicegah agar tidak terus berpindah.
Aris menyebut, masyarakat sebaiknya tidak menunggu hingga keesokan harinya untuk melaporkan kasus penipuan. Sebab, setelah uang berpindah melalui sejumlah rekening, dana tersebut bisa berujung pada transaksi kripto yang berada dalam ekosistem blockchain.
Ketika dana sudah masuk ke blockchain dan berpindah dalam jaringan kripto, proses penanganannya menjadi lebih sulit karena sifatnya global dan berada di luar wilayah pengawasan langsung OJK. Karena itu, Aris menekankan pentingnya kecepatan pelaporan.
Masyarakat yang menjadi korban scamming diminta segera melapor melalui mekanisme yang tersedia agar rekening atau transaksi yang masih dapat ditindaklanjuti bisa segera ditelusuri.
Selain scamming, OJK mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika menyimpan atau menempatkan uang. Masyarakat diminta memastikan dana benar-benar tercatat pada lembaga keuangan dan memiliki bukti transaksi resmi.
<<<< RUSDI
(28 views)