
Kawan KISS FM.
Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB tengah mengkaji opsi pemilihan kepala daerah dengan mekanisme bupati dipilih langsung, sedangkan wakil bupati ditunjuk oleh bupati terpilih. Demikian disampaikan anggota DPR RI dari PKB, Muhammad Khozin, saat melakukan kunjungan kerja di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis siang.
Gus Khozin mengatakan, kajian tersebut telah disampaikan dalam rapat kerja Komisi Dua DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Badan Pengawas Pemilu. Menurut Khozin, usulan tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa manfaat kebijakan dinilai lebih besar dibandingkan dampak negatifnya. Ia menyebut, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, disharmoni antara kepala daerah dan wakil kepala daerah terjadi di lebih dari 50 persen daerah.
Khozin menilai, salah satu persoalan yang mendasari disharmoni tersebut adalah belum jelasnya pengaturan mengenai tugas dan kewenangan wakil kepala daerah. Dalam regulasi saat ini, tugas wakil kepala daerah bergantung pada penugasan kepala daerah, sehingga masih terdapat ruang diskresi. Ia menegaskan, persoalan hubungan kepala daerah dan wakilnya perlu dilihat dari aspek regulasi dan kelembagaan, bukan semata-mata persoalan etika.
Lebih jauh Gus Khozin mengatakan kajian mengenai mekanisme penunjukan wakil kepala daerah tersebut masih terus berjalan. Saat ini, pembahasan di DPR lebih difokuskan pada Rancangan Undang-Undang Pemilu, khususnya terkait pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden.
<<<< RUSDI
(41 views)