Jember Selatan Masih Kemarau, Potensi Hujan Mulai Meningkat November

Kawan KISS FM.

BMKG Pos Meteorologi Jember mengungkap, wilayah Jember bagian selatan diprakirakan mengalami musim kemarau lebih panjang, sementara potensi hujan di wilayah utara, tengah, timur, dan perkotaan mulai mengarah ke masa peralihan musim. Namun, curah hujan dalam waktu dekat diperkirakan masih rendah hingga sedang.

Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal, menjelaskan wilayah utara dan tengah Jember berpotensi mengalami curah hujan sekitar 0 hingga 20 milimeter dalam sepuluh hari ke depan. Sementara itu, wilayah selatan masih didominasi kondisi kemarau.

Menurut Hukama, potensi hujan tahun ini diperkirakan cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas El NiƱo yang masih berlangsung serta gangguan atmosfer Indian Ocean Dipole atau IOD di wilayah barat. Kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan, sehingga awan yang terbentuk belum tentu menghasilkan hujan di wilayah Jawa Timur.

Akibatnya, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Jember masih didominasi awan dan mendung, meskipun peluang hujan ringan tetap ada.

Hukama menambahkan, potensi hujan diperkirakan mulai meningkat pada November mendatang. Namun, curah hujan masih tergolong rendah dan belum memasuki puncak musim hujan, dengan perkiraan sekitar 0 hingga 50 milimeter dalam setiap periode sepuluh hari.

Jika dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama di bulan Oktober, frekuensi hujan tahun ini hanya terjadi sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan. Pada periode Oktober tahun lalu, hujan bisa terjadi hampir setiap hari.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi wilayah pertanian di Jember bagian selatan yang masih mengalami kekeringan.

<<<< ULIL

(41 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.