
Kawan KISS FM.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Jember mulai membenahi saluran drainase di kawasan sekitar Pasar Tanjung. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi sejumlah saluran yang dipenuhi berbagai jenis sampah dan berpotensi mengganggu aliran air saat musim hujan.
Plt. Kepala Dinas PUPR Jember Danang Andriasmara, Jumat 2 Oktober, mengatakan, pembersihan di kawasan Pasar Tanjung dimulai sejak Senin lalu. Selanjutnya, pada Selasa hingga Rabu, petugas fokus membersihkan saluran drainase di sepanjang Jalan Samanhudi.
Danang menyebut, pembersihan tersebut merupakan bagian dari program rutin PUPR menjelang musim hujan. Sasaran utamanya adalah gorong-gorong dan saluran drainase, terutama di kawasan perkotaan serta wilayah yang selama ini rawan terjadi genangan dan banjir.
Namun, dari hasil pembersihan di Jalan Samanhudi, petugas menemukan sampah dengan jenis yang beragam. Tidak hanya sampah dari aktivitas pedagang, tetapi juga sampah rumah tangga, kasur hingga popok sekali pakai atau pampers. Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan serius karena sampah yang menumpuk di dalam drainase dapat menghambat aliran air.
Karena itu, Danang meminta pedagang, masyarakat maupun pembeli di sekitar Pasar Tanjung tidak lagi membuang sampah ke dalam saluran. Danang mengingatkan, jika kebiasaan tersebut terus berlangsung dan tidak segera dihentikan, dampaknya akan semakin terasa ketika hujan turun. Selain memicu genangan, kondisi drainase yang kotor juga disebut menjadi salah satu sumber bau tidak sedap di kawasan Pasar Tanjung.
PUPR Jember menargetkan persoalan drainase di sekitar empat ruas jalan kawasan Pasar Tanjung dapat ditangani secara bertahap. Danang menyebut, penanganan tersebut ditargetkan tuntas dalam waktu sekitar 30 hari ke depan.
Rusdi
(127 views)