
Kawan KISS FM.
Nelayan Puger, Jember, mulai merasakan manfaat pengerukan sedimentasi di Muara Pancer atau lebih dikenal jalur Plawangan yang menjadi akses utama keluar masuk kapal nelayan.
Pengerukan baru berjalan sekitar 20 persen, dan diharapkan bisa segera memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas kapal nelayan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jember, Sikan, Jumat, 16 Oktober, mengatakan, pengerukan sedimentasi ini menjadi momen bersejarah bagi nelayan setelah menunggu sekitar 20 tahun.
Sikan menyampaikan terima kasih kepada Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, serta Pemkab Jember atas pelaksanaan normalisasi tersebut.
Sikan berharap pengerukan dapat terus berlanjut hingga tuntas, sehingga jalur Plawangan kembali aman dan layak dilalui kapal nelayan.
Sebelumnya, dalam dialog bersama Camat Puger pada Selasa, 6 Oktober 2026, nelayan mengeluhkan pendangkalan dan penyempitan jalur Plawangan. Kondisi tersebut membuat perahu berisiko kandas saat air laut surut, sehingga nelayan harus menunggu berjam-jam untuk bisa berangkat melaut maupun kembali ke daratan.
Selain menghambat aktivitas melaut, kondisi itu juga meningkatkan risiko keselamatan pelayaran dan mengganggu proses bongkar hasil tangkapan. Nelayan pun berharap normalisasi segera dilakukan agar aktivitas mencari nafkah kembali berjalan lancar.
<<<<ULIL
(43 views)