Viral di TikTok, Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah Dilaporkan ke Polisi

Kawan KISS FM.

Seorang pria asal Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Abdullah Arrosy, dilaporkan ke Polres Jember, Kamis 17 September 2026. Warga Desa Sumberweling tersebut dilaporkan oleh perwakilan warga dan sejumlah tokoh masyarakat, terkait konten TikTok yang memuat pengakuannya pernah bertemu langsung dengan Allah SWT dan Rasulullah.

Konten tersebut diunggah melalui akun TikTok @kyai.padepokan86 dengan nama Kiai Padepokan, yang selama ini berisi ceramah dan penyampaian keagamaan Abdullah.

Ketua DENATO atau Dekeng Nasional Tobat, Slamet Widodo, mengatakan sebelum laporan dibuat, pihaknya telah mengupayakan penyelesaian melalui tabayyun di Mapolsek Sumberbaru sebanyak dua kali pada Rabu 16 September 2026. Dalam pertemuan itu, warga meminta Abdullah menghapus konten yang dipersoalkan dan memberikan klarifikasi.

Namun, menurut Slamet, permintaan tersebut tidak dipenuhi sehingga pihaknya bermusyawarah dengan sejumlah kiai dan tokoh agama sebelum melaporkan persoalan tersebut ke Polres Jember. Slamet menegaskan, laporan tersebut bukan didasari persoalan pribadi dengan Abdullah, melainkan keresahan yang muncul akibat pernyataan yang disampaikan melalui media sosial.

Perwakilan warga Sumberbaru, Abdurrahman, mengatakan keresahan masyarakat terhadap konten tersebut telah berlangsung sekitar satu hingga dua pekan. Menurutnya, Abdullah juga dikenal memiliki kelompok pengajian di wilayah Sumberbaru.

Kapolsek Sumberbaru AKP Joko Sumargo membenarkan pihaknya telah memanggil Abdullah ke Mapolsek untuk memberikan klarifikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjembatani Abdullah dengan warga dan tokoh agama agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik di masyarakat.

Setelah laporan dilayangkan ke Polres Jember, penanganan selanjutnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Proses tersebut nantinya juga dapat melibatkan pihak terkait, termasuk Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

<<<<RUSDI

(81 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.