Ekonomi Jember Melambat, Bondowoso Justru Tancap Gas di Kuartal II

Kawan KISS FM,

Pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja OJK Jember mengalami perlambatan pada kuartal kedua 2026. Dari lima kabupaten, hanya Bondowoso yang mencatat kenaikan pertumbuhan ekonomi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kepala OJK Jember Aris Budiman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada kuartal kedua 2026 mencapai 5,72 persen, turun dari 5,96 persen pada kuartal pertama. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi juga melambat dari 5,61 persen menjadi 5,29 persen.

Dari lima kabupaten yang menjadi wilayah kerja OJK Jember, yakni Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo, Bondowoso justru mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi dari 5,42 persen menjadi 5,83 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jember turun cukup signifikan dari 6,35 persen pada kuartal pertama menjadi 5,90 persen pada kuartal kedua. Banyuwangi juga turun dari 6,14 persen menjadi 6,09 persen, namun masih mencatat pertumbuhan tertinggi di antara lima kabupaten tersebut.

Lumajang mengalami penurunan dari 5,89 persen menjadi 5,68 persen. Sedangkan Situbondo menjadi daerah dengan pertumbuhan terendah, yakni turun dari 5,50 persen menjadi 5,24 persen. OJK berharap sejumlah program pada kuartal ketiga dapat kembali mendorong pertumbuhan ekonomi Situbondo.

Untuk Jember, Aris menyebut masih ada peluang pertumbuhan pada kuartal ketiga. Sejumlah agenda ekonomi dan kegiatan besar, termasuk Jember Fashion Carnaval dan kegiatan lainnya, berlangsung pada periode tersebut dan diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi. 

Lebih jauh Aris menjelaskan, struktur ekonomi di wilayah kerja OJK Jember secara umum masih ditopang sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Selanjutnya terdapat industri pengolahan, perdagangan, konsumsi, serta informasi dan komunikasi. Sementara Banyuwangi memiliki karakteristik berbeda, dengan sektor perdagangan berada di posisi kedua setelah pertanian.

Bondowoso didorong melalui pengembangan komoditas kopi, Lumajang melalui sektor pariwisata, sedangkan Situbondo melalui potensi pariwisata dan perikanan, khususnya kawasan Pasir Putih.

<<<< Rusdi

(57 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.