Damkar Jember Dapat Tambahan Dua Armada dalam Perubahan APBD 2026

Ketua Komisi A DPRD Jember, Budi Wicaksono

Kawan KISS FM.

UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jember mendapat tambahan armada operasional melalui Perubahan APBD 2026. Tambahan tersebut terdiri dari satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil operasional untuk mengangkut peralatan.

Ketua Komisi A DPRD Jember, Budi Wicaksono, Jumat, 11 September 2026, mengatakan tambahan armada tersebut merupakan hasil pergeseran anggaran dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS.

Menurut Budi, Komisi A sebelumnya telah meminta kepada eksekutif agar menambah armada operasional UPT Pemadam Kebakaran, mengingat kebutuhan penanganan kebakaran di Jember yang semakin luas. Dalam pembahasan bersama eksekutif, disepakati pengadaan tiga unit armada baru beserta peralatannya dengan total anggaran sekitar 5 miliar rupiah. 

Komisi A juga merekomendasikan penambahan pos pemadam kebakaran di sejumlah wilayah untuk mempercepat respons ketika terjadi kebakaran. Saat ini, layanan pemadam kebakaran Jember didukung Markas Komando di Kecamatan Sumbersari serta pos pemadam di Kalisat, Rambipuji, dan Ambulu.

Sementara wilayah timur, barat, dan selatan Jember, seperti Kecamatan Mayang, Tanggul, dan Kencong, belum memiliki pos pemadam kebakaran. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran di wilayah-wilayah tersebut masih harus mengandalkan armada dari Markas Komando Damkar di Kecamatan Sumbersari.

Sebelumnya, pada 17 Agustus 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran secara simbolis kepada Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Jember, Ahmad Sidiq, dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Jember Nusantara.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, mengatakan tambahan armada pemadam kebakaran juga dialokasikan dari tambahan anggaran transfer pemerintah pusat sebesar 223 miliar rupiah dalam Perubahan APBD 2026.

Selain memperbarui armada yang sudah berusia tua, DPRD Jember menilai penambahan pos pemadam kebakaran juga menjadi kebutuhan penting. Idealnya, Jember memiliki tambahan tiga pos sektor, masing-masing di Kecamatan Mayang untuk wilayah timur, Tanggul untuk wilayah barat, dan Kencong untuk wilayah selatan.

Penambahan pos tersebut diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh armada menuju lokasi kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko meluasnya kebakaran bisa ditekan.

<<<< HAFIT

(64 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.