
Kawan KISS FM.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan penataan dan relokasi pedagang Pasar Tanjung akan direalisasikan setelah bulan Ramadan. Kebijakan tersebut dilakukan agar aktivitas ekonomi pedagang tidak terganggu menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bupati Jember Muhammad Fawait saat berkunjung ke Pasar Tanjung, Rabu sore mengatakan, keputusan pelaksanaan setelah Lebaran merupakan aspirasi langsung dari para pedagang. Pemkab Jember dalam sepekan ke depan akan mengundang perwakilan pedagang untuk mematangkan teknis pelaksanaan penataan.
Fawait menegaskan, pemerintah tidak ingin sekadar memberikan janji kepada pedagang tanpa perencanaan yang matang. Karena itu, berbagai potensi kendala di lapangan akan terlebih dahulu diinventarisasi.
Penataan tersebut juga akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, mulai dari UPT Pasar, kepolisian, hingga pengelola jalan nasional. Koordinasi diperlukan terutama untuk mengatur aktivitas pedagang di badan jalan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Selain penataan di lapangan, Fawait menyatakan akan kembali ke Jakarta untuk mengawal usulan revitalisasi pasar dan memastikan dukungan anggaran serta perizinannya. Sebab, pemerintah pusat sebelumnya telah memberikan bantuan revitalisasi pasar untuk Jember senilai sekitar dua ratus lima puluh miliar rupiah.
Fawait menegaskan, seluruh tahapan akan dipersiapkan secara matang agar program penataan dan relokasi pedagang benar-benar dapat dilaksanakan sesuai aspirasi masyarakat, bukan sekadar menjadi janji pemerintah.
<<<< RUSDI
(25 views)