
Kawan KISS FM.
Sebuah tembok bangunan sebuah pondok pesantren di Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Jember, roboh dan menimpa pengendara sepeda motor, Rabu, 2 September 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban, Reza Anwari Halim 37 tahun, warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, melintas menggunakan sepeda motor dari arah utara menuju selatan.
Ketua RW 24 Desa Tamansari, Muhammad Mulyono kepada KISS FM, Kamis 3 September, menceritakan, tembok yang roboh memiliki panjang sekitar 20 meter. Menurutnya, bangunan tembok tersebut merupakan konstruksi lama yang dibangun sebelum jalan di lokasi menjadi jalan raya seperti sekarang.
Mulyono menjelaskan, bagian lama tembok dibangun menggunakan material pasir, kapur dan semen dengan konstruksi yang relatif sederhana. Tembok kemudian ditinggikan karena perkembangan bangunan pondok pesantren dan kebutuhan di sekitar lokasi.
Namun, dia menyebut, dalam pembangunan bagian atas tembok tersebut tidak dilengkapi besi sebagai penguat.
Saat kejadian, kondisi angin di wilayah tersebut disebut cukup kencang. Bersamaan dengan itu, terdapat kendaraan yang melintas dari dua arah di jalan yang relatif sempit.
Sebuah mobil pikap dari arah utara dan mobil Avanza dari arah selatan tengah berpapasan. Setelah pikap melewati lokasi, mobil Avanza masih berada di sekitar lokasi ketika korban melintas menggunakan sepeda motor. Pada saat itulah tembok roboh dan menimpa korban.
Akibat kejadian tersebut, dua orang menjadi korban. Satu korban meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya mengalami cedera dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Balung.
Proses evakuasi awal dilakukan warga bersama petugas kepolisian. Setelah korban dibawa ke fasilitas kesehatan dan proses olah tempat kejadian perkara selesai, warga kemudian bergotong royong membersihkan material tembok.
Warga juga merobohkan bagian tembok yang masih dalam kondisi miring untuk mencegah terjadinya kejadian susulan. Mulyono mengatakan, akses jalan di sekitar lokasi untuk sementara ditutup atas koordinasi dengan pihak kepolisian.
Sementara itu, pengurus pondok pesantren akan membahas langkah selanjutnya terkait kondisi tembok dan rencana pembangunan kembali agar lebih aman. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga, khususnya terkait keamanan bangunan lama yang berada di sisi jalan, terlebih saat terjadi angin kencang.
<<<< Ulil
(31 views)