
Kawan KISS FM.
Stigma bahwa imunisasi haram masih muncul di tengah masyarakat. Atas kondisi tersebut, Bupati Jember Mohammad Fawait yang mengajak Majelis Ulama Indonesia atau MUI memperkuat edukasi kepada warga terkait kehalalan imunisasi.
Demikian disampaikan Fawait saat pengukuhan Dewan Pimpinan serta ketua, sekretaris, dan anggota Komisi MUI Kabupaten Jember masa khidmat 2026–2031 di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu malam.
Menurut Fawait, persoalan kehalalan imunisasi harus dijelaskan oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi di bidang tersebut. Karena itu, MUI akan dilibatkan secara langsung untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai ketentuan kehalalan imunisasi.
Gus Fawait menegaskan, sinergi pemerintah dan ulama tidak hanya diarahkan pada persoalan imunisasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat diperluas untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat dan mempercepat pembangunan Jember. Termasuk percepatan pengentasan kemiskinan.
Sementara itu, Ketua MUI Jember KH Abdul Haris menegaskan pentingnya sinergi ulama dan umara. MUI sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukamah akan menyerap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat untuk kemudian dikomunikasikan dengan pemerintah agar dapat ditindaklanjuti.
<<< RUSDI
(19 views)