PSC Rekomendasikan Lima Strategi Atasi Persoalan Perkotaan Jember

Kawan KISS FM.

PAR Strategy Center (PSC) menyusun lima rekomendasi strategis untuk Pemerintah Kabupaten Jember dalam menangani berbagai persoalan perkotaan. Rekomendasi tersebut mencakup penanganan kemacetan, banjir, sampah, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta keamanan lingkungan.

Rekomendasi itu disusun berdasarkan hasil Survei Persepsi dan Prioritas Masalah Masyarakat Perkotaan Kabupaten Jember 2026 yang melibatkan 187 responden di Kecamatan Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang.

Peneliti Utama PAR Strategy Center Ahmad Deni Rofiqi, dikonfirmasi Senin 10 Agustus, mengatakan untukpersoalan mobilitas perkotaan, PSC merekomendasikan penanganan kemacetan melalui sistem transportasi yang lebih terpadu. Langkah yang dinilai perlu dilakukan antara lain penataan kawasan parkir, pengaturan kawasan Pedagang Kaki Lima atau PKL, rekayasa lalu lintas, serta peningkatan kualitas infrastruktur bagi pejalan kaki.

Menurut PSC, pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan penertiban secara parsial karena tetap mempertimbangkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Untuk mengurangi risiko banjir, PSC merekomendasikan penguatan sistem drainase berkelanjutan. Upayanya meliputi normalisasi saluran air, pembangunan sumur resapan, peningkatan kapasitas drainase, serta pelibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran lingkungan.

PSC menilai pengendalian banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi warga dan pengembang kawasan. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, RT/RW, warga permukiman, serta pengembang perumahan dinilai perlu dilibatkan.

Sementara dalam persoalan sampah, PSC mendorong perubahan pendekatan dari sekadar mengangkut sampah menuju pengelolaan sejak dari sumbernya.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penguatan pemilahan sampah rumah tangga, pengembangan bank sampah, pengomposan skala lingkungan, peningkatan sarana kerja petugas kebersihan, serta pengelolaan sampah organik di kawasan pasar.

Dalam pelaksanaannya, PSC merekomendasikan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, petugas kebersihan, warga permukiman, dan pengelola pasar.

Di sektor ekonomi, PSC menilai stabilitas harga kebutuhan pokok perlu dijaga melalui penguatan distribusi pangan. Pemantauan harga secara berkala, peningkatan cadangan pangan daerah, serta perluasan kerja sama antardaerah.

Sedangkan untuk aspek keamanan lingkungan, PSC merekomendasikan penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat.

Sebelumnya, hasil survei PSC menunjukkan kemacetan dan banjir menjadi dua persoalan yang dinilai paling mendesak oleh masyarakat perkotaan Jember. Saat responden diminta memilih tiga persoalan paling mendesak, masing-masing 85 responden memilih kemacetan dan banjir.

<<<< Ulil

(9 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.