
Kawan KISS FM.
Satlantas Polres Jember bersama Dinas Perhubungan Jember menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung pelaksanaan Jember Marching Carnival (JMC) 2026.
Penutupan sejumlah ruas jalan dilakukan secara bertahap mulai pukul 12.00 WIB pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertepatan dengan agenda Street Parade dan Night Street Parade Culture JMC 2026.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Jember Dian Eka T menjelaskan, skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan pada JMC 2026 pada prinsipnya sama dengan pengaturan arus saat pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) sebelumnya.
Rute parade dimulai dari kawasan Alun-Alun Jember menuju GOR PKPSO. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, penutupan total sejumlah ruas jalan diberlakukan mulai sekitar pukul 14.00 WIB, setelah sebelumnya dilakukan penutupan secara bertahap sejak pukul 12.00 WIB.
Pengendara dari luar kota diimbau menghindari kawasan pusat kota selama pelaksanaan parade dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Bagi kendaraan dari arah Surabaya dan Bondowoso yang akan melintas menuju wilayah Bondowoso, pengendara diarahkan tidak masuk ke pusat kota melalui Jalan Sultan Agung. Arus kendaraan dapat dialihkan melalui Jalan Gajah Mada, Jalan Trunojoyo, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.
Pengaturan arus juga dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Simpang Tiga Gebang, Simpang Empat Slawu, dan Simpang Tiga Pasar Gebang.
Sementara kendaraan dari arah Surabaya yang menuju Banyuwangi diminta menghindari Jalan Sudarman dan Jalan Sultan Agung. Pengendara dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Letjen S. Parman, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Jawa sebelum kembali ke jalur nasional.
Pengalihan arus untuk rute tersebut juga dilakukan di Simpang Empat Kartini, Simpang Tiga Gatot Subroto, serta Simpang Tiga Hotel 88.
Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, Satlantas Polres Jember juga menempatkan personel di 22 titik pengamanan sepanjang jalur parade. Sejumlah titik pengamanan tersebut antara lain kawasan depan Pendopo Jember, Pizza Hut, Hotel Nusantara, RS Jember Klinik, Pos Lantas 12.0, Simpang Tiga KFC, hingga Simpang Empat Pasar Tanjung.
Masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan dan mematuhi arahan petugas selama rekayasa lalu lintas berlangsung. Pengendara juga diharapkan memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.
Jember Marching Carnival 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026. Puncak kegiatan berupa Night Street Parade akan menampilkan peserta marching dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta dari luar negeri, termasuk Thailand.
Dengan pengaturan lalu lintas tersebut, kepolisian dan pemerintah daerah berharap pelaksanaan JMC 2026 dapat berjalan aman dan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan.
<<<< Hafit
(56 views)