Fawait Bandingkan Dana Talangan Jember dengan Jawa Barat dan Maluku Utara

Kawan KISS FM

Bupati Jember, Muhammad Fawait, membandingkan rencana penggunaan dana talangan di Kabupaten Jember dengan kebijakan serupa yang diterapkan di sejumlah daerah lain, seperti Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Maluku Utara. Menurutnya, penggunaan dana talangan merupakan bagian dari strategi atau politik anggaran untuk mempercepat pembangunan.

Fawait pada Selasa 4 Agustus menegaskan, tidak semua daerah memperoleh kesempatan tersebut, karena hanya daerah dengan kondisi APBD yang dinilai sehat yang dapat dipercaya menerima fasilitas itu. Menurutnya, Jember dianggap layak karena tren pendapatan daerah meningkat sekitar 32 persen dan belanja pegawai masih berada di bawah batas ketentuan.

Sebagai perbandingan, Fawait menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajukan dana talangan sekitar 2 triliun rupiah. Ia juga menyinggung Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang disebut mengajukan dana talangan sekitar 1 triliun rupiah. Menurutnya, kebijakan serupa juga dilakukan oleh sejumlah daerah lain sebagai bagian dari percepatan pembangunan.

Fawait kembali menegaskan dana talangan bukan digunakan untuk menutup kekurangan anggaran atau defisit APBD. Ia meminta masyarakat memahami, bahwa dana talangan bertujuan meningkatkan efektivitas pembangunan, efisiensi biaya, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar melalui percepatan proyek-proyek pada Tahun Anggaran 2027.

<<<< Rusdi

(20 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.