Unej Respons Wacana Penghapusan Program Studi Tak Miliki Kebutuhan Industri

Iwan Taruna (tengah)

Kawan KISS FM.

Universitas Jember memastikan belum terdampak wacana penghapusan program studi yang tidak memiliki keterkaitan dengan kebutuhan industri. Meski demikian, sejumlah program studi di Unej tercatat mengalami penurunan jumlah peminat. Demikian disampaikan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, saat kegiatan Kauje Fest 2026, Sabtu pagi.

Iwan mengatakan penurunan minat tersebut juga terjadi di berbagai perguruan tinggi lain. Menurutnya, Unej menyiasatinya dengan mengurangi jumlah kelas pada program studi yang peminatnya menurun, sekaligus membuka program studi baru yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja, seperti data sains dan rencana pembukaan prodi lain.

Iwan menjelaskan, perguruan tinggi tidak akan mempertahankan program studi yang terus kehilangan peminat. Jika jumlah mahasiswa terus menurun dan kebutuhan lulusannya semakin berkurang, maka penutupan program studi akan terjadi secara alami melalui proses evaluasi.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pasar. Menurutnya, program studi ilmu dasar seperti fisika dan kimia tetap harus dipertahankan karena menjadi fondasi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri nasional.

Lebih jauh Iwan menjelaskan selama ini, Universitas Jember berupaya meningkatkan minat masyarakat terhadap program studi yang kurang populer dengan memperkenalkan kiprah para alumninya melalui berbagai media. Namun, Iwan Taruna menegaskan keberlangsungan ilmu-ilmu dasar tetap membutuhkan dukungan kebijakan negara agar tidak semakin ditinggalkan calon mahasiswa.

<<< RUSDI

(62 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.