
Kawan KISS FM.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mendorong Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui program pelacakan kontak (tracing) hingga tingkat desa. Pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut, termasuk bagi tenaga kesehatan dan kader yang terlibat.
Hal itu disampaikan Benjamin saat menghadiri peluncuran program Home Care di Kabupaten Jember, Jumat, 24 Juli. Menurutnya, tracing menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan TBC dengan memeriksa seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien.
Benjamin menjelaskan, setiap kontak serumah akan menjalani pemeriksaan, termasuk foto rontgen dada. Warga yang dinyatakan tidak terinfeksi akan diberikan terapi pencegahan berupa obat yang diminum satu kali setiap pekan selama 12 minggu. Sementara pasien yang terkonfirmasi TBC akan langsung mendapatkan pengobatan sesuai standar.
Ia mengatakan, pemeriksaan tidak harus dilakukan di fasilitas kesehatan. Layanan foto rontgen akan dibawa lebih dekat ke masyarakat melalui kantor desa, posyandu, maupun lokasi pelayanan kesehatan lainnya agar akses pemeriksaan menjadi lebih mudah.
Wamenkes meminta Bupati Jember mengawal pelaksanaan program tersebut hingga tingkat desa. Kementerian Kesehatan, kata dia, telah menyiapkan anggaran operasional, termasuk dukungan bagi kader kesehatan dan petugas yang menjalankan tracing di lapangan.
Selain itu, Benjamin mengungkapkan program tracing TBC merupakan program nasional yang saat ini dilaksanakan secara serentak di 53.335 lokasi mulai dari Aceh hingga Papua. Menurutnya, seluruh wilayah mendapat perlakuan yang sama tanpa pengecualian karena merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam pengendalian TBC.
Benjamin juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Jember memastikan masyarakat bersedia datang menjalani pemeriksaan. Menurutnya, setelah warga hadir, proses selanjutnya akan dilakukan sesuai hasil skrining, mulai dari pemberian obat pencegahan hingga pengobatan bagi pasien yang positif TBC.
Ia optimistis, apabila program berjalan secara konsisten, angka kasus TBC di Kabupaten Jember dapat ditekan secara signifikan pada 2028 hingga 2029.
<<<< ULIL
(53 views)