Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Matangkan Persiapan Proyek PLTSA Pakusari

Kawan KISS FM.

Rencana pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari menjadi fasilitas Waste to Energy (WTE) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) mendapat perhatian Komisi A DPRD Jember. Dewan meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera memulai tahapan perencanaan dan koordinasi agar proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai target.

Anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, Rabu 15 Juli mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima paparan resmi dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) terkait rencana pembangunan PLTSA yang diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1–2 triliun.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya telah membangun komunikasi dan menyerahkan dokumen perencanaan kepada DPRD sejak awal. Hal itu penting mengingat pemerintah menargetkan pembangunan dimulai pada 2026 dan fasilitas tersebut dapat beroperasi pada 2028.

Tabroni menilai, apabila Kabupaten Jember benar-benar ditetapkan sebagai lokasi pembangunan PLTSA, maka seluruh dokumen pendukung dan tahapan persiapan semestinya sudah mulai disusun dan dibahas bersama DPRD. Karena itu, Komisi A berencana memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) terkait setelah masa reses untuk meminta penjelasan mengenai kepastian program dan progres yang telah dilakukan.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau TPA Pakusari pada 27 Juni 2026 untuk memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan menjadi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 hingga Rp2 triliun tersebut ditargetkan mulai dibangun pada Agustus atau September 2026 dan beroperasi penuh pada April 2028.

Berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri bersama PT NHL, TPA Pakusari dinilai telah memenuhi sejumlah persyaratan teknis sebagai lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

<<<<HAFIT

(60 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.