DTPHP Jember Sarankan Pengosongan Lahan di Wilayah Terdampak Hama Tikus di Jenggawah

Luhur Prayogo

Kawan KISS FM.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember menyebut pola tanam yang tidak serempak menjadi salah satu faktor utama meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), khususnya hama tikus, di sejumlah sentra produksi padi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, Jumat 17 Juli mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, serangan hama tikus masih menjadi perhatian di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Jenggawah, Gumukmas, Kencong, dan Ajung.

Menurutnya, DTPHP telah melakukan peninjauan lapangan di wilayah Jenggawah untuk mencari solusi pengendalian setelah sebelumnya serangan tikus menyebabkan ratusan hektare tanaman padi mengalami kerusakan.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah melakukan pengosongan sementara lahan atau menghentikan penanaman dalam satu hamparan hingga seluruh petani dapat memulai musim tanam secara bersamaan.

Di Jenggawah pihaknya menyarankan petani untuk melakukan pengosongan sementara. Penanaman ditunda agar nanti bisa dilakukan secara serentak, sambil dilakukan pengendalian populasi tikus yang masih ada di lapangan.

Ia menjelaskan, pola tanam yang tidak serempak membuat ketersediaan pakan bagi tikus tidak pernah terputus. Kondisi tersebut menyebabkan populasi hama terus berkembang dan berpindah dari satu petak sawah ke petak lainnya.

Karena itu, DTPHP mendorong petani menerapkan pola tanam serempak sebagai salah satu metode pengendalian hama secara alami. Dengan seluruh lahan ditanam pada waktu yang sama, sumber makanan tikus akan terputus setelah masa panen sehingga perkembangan populasinya dapat ditekan.

Luhur menambahkan, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan pemantauan di lapangan, intensitas serangan hama tikus di wilayah Jenggawah berangsur menurun setelah dilakukan pengaturan pola tanam dan pengendalian populasi secara bersama-sama.

Sebelumnya, DTPHP Kabupaten Jember mencatat serangan hama tikus di Kecamatan Jenggawah menyebabkan sekitar 100 hektare tanaman padi mengalami gagal panen.

<<<<ULIL

(44 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.