
Kawan KISS FM.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengancam akan mengevaluasi camat dan lurah apabila masih ditemukan anak yang putus sekolah karena alasan biaya. Penegasan itu disampaikan saat meninjau pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kecamatan Ajung, Kamis sore.
Menurut Fawait, seluruh camat, lurah, hingga perangkat desa harus memastikan setiap anak di Kabupaten Jember tetap memperoleh hak pendidikan. Ia meminta aparatur aktif mendata dan mengawal anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak kehilangan kesempatan bersekolah.
Fawait mengatakan, evaluasi akan dilakukan apabila masih ada anak yang tidak bersekolah akibat kendala ekonomi. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah diminta bertanggung jawab memastikan program pendidikan tepat sasaran.
Dia menilai kehadiran Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Karena itu, Fawait menegaskan akan mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah, mulai Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga pemerintah kecamatan dan desa untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat tersebut.
Lebih lanjut, pembangunan gedung Sekolah Rakyat ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026. Sekolah itu akan membuka jenjang SD, SMP, dan SMA dengan seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung pemerintah, mulai dari asrama, makan, seragam, hingga laptop.
Selain menyediakan pendidikan gratis, program tersebut juga mencakup bantuan perbaikan rumah bagi orang tua siswa yang memiliki hunian tidak layak sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan.
<<<<RUSDI
(37 views)