
Kawan KISS FM.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mendorong Jember Fashion Carnaval (JFC) tidak hanya digelar setahun sekali. Ia menantang Direktur JFC, Bubah Alfian, untuk menyelenggarakan agenda karnaval secara berkala sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda Jember.
Tantangan tersebut disampaikan Gus Fawait saat malam penyambutan tamu JFC 2026 di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat malam.
Menurut Fawait, JFC telah memberikan dampak yang signifikan, tidak hanya terhadap perkembangan seni dan fesyen, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya perputaran uang di Kabupaten Jember. Karena itu, ia berharap Bubah Alfian bersama organisasi perangkat daerah terkait dapat merancang penyelenggaraan karnaval setiap bulan atau paling tidak setiap tiga bulan sekali.
Bupati menilai agenda karnaval yang digelar lebih rutin akan memberikan lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Jember untuk mengembangkan kreativitas hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, ia juga mengajak para tamu JFC mengenal berbagai potensi unggulan Kabupaten Jember, mulai dari komoditas ekspor seperti edamame, okra, kopi, tembakau, dan cerutu, hingga kuliner khas seperti suwar-suwir dan tape premium.
Sementara itu, Direktur JFC Bubah Alfian mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap penyelenggaraan JFC.
Bubah juga mengungkapkan minat masyarakat dari luar daerah untuk menghadiri JFC terus meningkat. Tingginya antusiasme itu terlihat dari penerbangan menuju Jember yang selalu penuh, sehingga sebagian tamu memilih terbang melalui Surabaya atau Banyuwangi sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Jember.
Rusdi.
(61 views)