
Kawan KISS FM.
Sedikitnya lima hektare lahan persawahan di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, mengalami kekeringan akibat terganggunya aliran irigasi yang diduga tersumbat material longsoran sampah dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari. Para petani berharap pemerintah segera melakukan pengerukan saluran irigasi agar pasokan air ke areal persawahan kembali normal.
Salah seorang petani, Didik Rudi Hartono kepada KISS FM, Sabtu 4 Juli mengatakan sekitar 15 petani terdampak akibat saluran irigasi yang tidak lagi dapat mengalirkan air ke lahan pertanian.
Kondisi tersebut membuat sawah sulit ditanami, sementara petani yang tetap menanam komoditas hortikultura harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar pompa air dan menyedot air dari sungai di sekitar lokasi.
Didik menjelaskan, peristiwa longsornya timbunan sampah beserta tembok penahan di kawasan TPA Pakusari telah dilaporkan kepada pihak terkait sejak April 2026. Namun hingga kini belum ada penanganan, sehingga petani terus mengalami kesulitan memperoleh pasokan air yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
Menurut Didik, solusi yang paling mendesak saat ini adalah pengerukan saluran irigasi yang tertutup material longsoran sebagai langkah sementara, sembari menunggu pembangunan saluran irigasi permanen dari pemerintah.
Selain menghambat distribusi air, petani juga mengeluhkan limbah yang berasal dari tumpukan sampah diduga mencemari aliran irigasi dan berdampak terhadap kualitas tanaman pertanian. Persoalan tersebut bahkan telah disampaikan kepada Komisi B DPRD Jember, namun hingga kini belum diikuti dengan perbaikan saluran irigasi.
Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mengaku telah menerima pengaduan dari petani di Kecamatan Pakusari terkait terganggunya jaringan irigasi dan adanya dugaan pencemaran air sawah akibat limbah sampah. Ia menyesalkan kondisi tersebut karena mengganggu produktivitas pertanian dan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar petani tidak terus mengalami kerugian.
<<< HAFIT
(40 views)