PMI Jember Fogging 50 Rumah di Selodakon, Cegah Penyebaran DBD

Kawan KISS FM

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama sejumlah unsur terkait menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak dan fogging di Dusun Tegal Paron RT 02 RW 08, Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Jumat 5 Juni 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) setelah ditemukan warga yang terjangkit penyakit DBD.

Kegiatan melibatkan perangkat desa, petugas Puskesmas Klatakan, kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga relawan PMI Kabupaten Jember. Sebanyak 50 kepala keluarga dengan sekitar 200 jiwa menjadi sasaran kegiatan pencegahan tersebut.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan pelaksanaan fogging merupakan agenda rutin yang dilakukan PMI setiap tahun menjelang musim kemarau. Pada periode tersebut, banyak genangan air yang mulai mengering dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit DBD.

Menurutnya, kegiatan di Desa Selodakon dipercepat setelah adanya laporan warga yang terjangkit DBD di beberapa dusun. Setelah menerima informasi adanya warga yang terkena DBD, pihaknya langsung berkoordinasi dengan puskesmas, pemerintah desa, kader posyandu, dan unsur terkait lainnya untuk melakukan langkah cepat berupa fogging dan pemberantasan sarang nyamuk.

Zainollah mengungkapkan, hasil asesmen di lapangan menunjukkan masih terdapat sejumlah titik dengan kondisi sanitasi lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Beberapa di antaranya berupa tumpukan sampah dan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Sementara itu, Kepala Desa Selodakon, Suryanto, mengatakan seluruh unsur desa dilibatkan dalam kegiatan tersebut untuk mencegah bertambahnya kasus DBD di wilayahnya.

Selain fogging, petugas Puskesmas Klatakan bersama kader posyandu juga melakukan sosialisasi Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M kepada masyarakat, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Di sela kegiatan, relawan PMI juga melakukan pengasapan pada saluran air menuju area persawahan dan selokan yang tergenang di sekitar pusat aktivitas warga. Beberapa tutup saluran air bahkan dibuka untuk memastikan pengasapan dapat menjangkau lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

<<<< ULIL

(48 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.