Pemuda yang Hilang Sejak April Ditemukan Meninggal di Bukit Desa Tegalwaru Mayang

Kawan KISS FM.

Warga Dusun Plalangan, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di area perbukitan setempat, Selasa pagi 9 Juni 2026. Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga, kerangka tersebut diduga kuat merupakan Hasan Basri alias Sanah (32), warga setempat yang dilaporkan hilang sejak pertengahan April lalu.

Kerangka korban pertama kali ditemukan seorang buruh tani sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak memanen tanaman singkong di Bukit Dusun Plalangan. Temuan tersebut segera menyebar di kalangan warga hingga banyak masyarakat berdatangan ke lokasi kejadian.

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang dan tengkorak. Sejumlah pakaian yang diduga milik korban, berupa baju, celana, dan sarung, ditemukan terpisah sekitar dua meter dari posisi tengkorak.

Kepala Dusun Plalangan, Handoso, mengatakan dirinya menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Menurut Handoso, lokasi penemuan berada di area perbukitan yang ditanami singkong dan pohon sengon. Dari ciri-ciri awal yang ditemukan, warga menduga kerangka tersebut merupakan warga setempat yang telah dilaporkan hilang sekitar satu setengah bulan lalu.

Menindaklanjuti temuan itu, pihak desa segera melaporkannya ke Polsek Mayang. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan memasang garis polisi sambil menunggu kedatangan Tim Inafis Polres Jember untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Awalnya, korban tercatat sebagai mayat tanpa identitas atau Mr X. Namun untuk memastikan identitasnya, pihak keluarga Hasan Basri yang sebelumnya melaporkan kehilangan diminta datang ke lokasi.

Setelah melihat pakaian yang ditemukan di sekitar kerangka, keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Hasan Basri alias Sanah. Identifikasi dilakukan berdasarkan baju, celana, dan sarung yang dikenakan korban sebelum dinyatakan hilang.

Beberapa saat kemudian, Tim Inafis Polres Jember tiba di lokasi dan melakukan olah TKP. Usai pemeriksaan awal, kerangka korban dievakuasi ke Puskesmas Mayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian korban masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian Hasan Basri. Sementara itu, sejumlah barang bukti berupa pakaian yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

<<<< HAFIT

(85 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.