
Kawan KISS FM.
Peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah di Dusun Darungan, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, berlangsung meriah. Ratusan warga mengikuti pawai obor keliling dusun yang dirangkai dengan santunan anak yatim, Rabu malam 24 Juni 2026.
Pawai obor dimulai selepas Maghrib dengan titik kumpul keberangkatan di kantor ranting NU. Para santri musala dan warga sekitar di masing-masing kelompok, tampak membawa obor dan mulai berjalan diiringi sound system dengan musik Islami.
Masing-masing orang di kelompok kemudian diberi kupon undian dan berjalan keliling Dusun Darungan sambil membawa obor. Selama keliling, anak-anak, remaja hingga orang tua disambut para warga yang menonton di sepanjang jalan. Mereka kemudian finis di halaman salah satu warga di Gang 4.
Pengurus LDNU Ranting Sruni 2, Muwafik, mengatakan kegiatan pawai obor dan santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap malam 10 Muharram. Tahun ini, sekitar 20 musala turut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
Selain menjadi bagian dari syiar tahun baru Islam, kegiatan ini juga bertujuan membantu anak-anak yatim di lingkungan Dusun Darungan.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Meski panitia hanya menyiapkan satu perangkat sound system, namun ternyata banyak musala yang membawa peralatan sound system sendiri sehingga suasana pawai menjadi semakin semarak.
Ia menambahkan, seluruh kebutuhan kegiatan, termasuk pengadaan sound system, dilakukan secara swadaya oleh masing-masing musala. Semangat gotong royong dan partisipasi warga menjadi modal utama terselenggaranya kegiatan tersebut.
Pada puncak acara, seluruh peserta pawai berkumpul di titik finis untuk menyaksikan penyaluran santunan dari dana yang dikumpulkan dari masyarakat, kepada 13 anak yatim.
Pawai obor dan santunan anak yatim tersebut merupakan persembahan dari berbagai unsur NU Ranting Sruni 2, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, LDNU, Ansor, IPNU, IPPNU, Ishari NU, Lazisnu. Kemudian juga didukung organisasi bela diri seperti PSHT dan Pagar Nusa.
Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat setiap tahun, panitia berharap tradisi peringatan 10 Muharram melalui pawai obor dan santunan anak yatim dapat terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
<<<<< ULIL
(85 views)