
Kawan KISS FM.
Bupati Jember, Muhammad Fawait menilai program Makan Bergizi Gratis atau MBG mulai memberi dampak terhadap perekonomian lokal. Salah satu indikator yang disorot adalah meningkatnya permintaan komoditas pertanian, termasuk jeruk yang menjadi salah satu produk unggulan petani di Jember.
Menurut Fawait, kebutuhan bahan pangan untuk mendukung operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG telah membuka pasar bagi sejumlah komoditas lokal yang diproduksi petani Jember.
Salah satu komoditas yang disebut mengalami peningkatan permintaan adalah jeruk. Fawait mencatat harga jeruk yang sebelumnya berada di kisaran 3.000 rupiah per kilogram kini naik menjadi 10.000 rupiah hingga 15.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk berbagai sektor, termasuk program MBG.
Namun demikian, pemerintah daerah tidak secara khusus menyimpulkan bahwa kenaikan harga jeruk sepenuhnya disebabkan oleh program tersebut karena terdapat berbagai faktor lain yang juga memengaruhi harga komoditas di pasaran. Meski begitu, Fawait menilai keberadaan program MBG turut menciptakan peluang pasar yang lebih luas bagi petani dan pemasok pangan lokal.
Lebih jauh Fawait menyatakan akan terus mendukung pelaksanaan program MBG sekaligus melakukan pengawasan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat penerima maupun pelaku ekonomi lokal. Dia optimis di bawah kepemimpinan BGN yang baru, program MBG di Jember terus memberikan dampak positif.
<<<< RUSDI
(77 views)