
Kawan KISS FM.
Agenda rapat paripurna DPRD Jember kembali mengalami keterlambatan akibat adanya aksi demonstrasi yang berlangsung di lingkungan gedung dewan, Senin 22 Juni 2026. Ini menjadi kali ketiga sidang paripurna molor karena bertepatan dengan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat.
Rapat yang semula dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap enam rancangan peraturan daerah (Raperda), baru dapat dilaksanakan pada siang hari setelah aksi demonstrasi selesai dan situasi dinilai kondusif.
Sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir membuat jadwal rapat paripurna beberapa kali mengalami penyesuaian. Meski demikian, aktivitas demokrasi di DPRD Jember tetap berjalan. Masyarakat tetap diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, sementara agenda legislatif dilanjutkan setelah seluruh tahapan pengamanan dan penyampaian pendapat selesai.
Usai memimpin rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Jember, Fuad, menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan adanya aksi penyampaian aspirasi yang bertepatan dengan agenda dewan. Menurutnya, selama tiga kali terakhir, demonstrasi memang berlangsung bersamaan dengan agenda penting DPRD, mulai dari penyampaian nota penjelasan Bupati Jember terhadap enam Raperda hingga pandangan umum fraksi terhadap rancangan peraturan tersebut.
Pantauan KISS FM, aksi yang berlangsung pada Senin pagi tersebut merupakan demonstrasi yang mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa aksi mendatangi DPRD Jember sejak pagi untuk menyampaikan aspirasi kepada pimpinan dan anggota dewan.
Setelah demonstrasi berakhir dan jumlah anggota DPRD yang hadir memenuhi kuorum, rapat paripurna akhirnya dapat digelar dengan agenda pembahasan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap enam Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Jember.
<<<<< Hafit
(61 views)