Renovasi Pasar Tradisional di Jember Terkendala Anggaran

Sartini

Kawan KISS FM.

Pemerintah Kabupaten Jember mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam penanganan kerusakan sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Umbulsari yang kondisinya semakin memprihatinkan pasca diterjang angin puting beliung pada Januari 2026 lalu. Kemudian Pasar Rambipuji yang mengalami musibah kebakaran di tahun 2025.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Jember, Sartini, menjelaskan kondisi Pasar Umbulsari sebenarnya sudah mengalami kerusakan cukup lama. Namun kerusakan parah terjadi setelah angin puting beliung pada 23–24 Januari 2026 yang menyebabkan atap pasar beterbangan.

Menurut Sartini, sedikitnya 16 lembar atap seng pasar yang sebelumnya direvitalisasi pada tahun 2018 terlepas akibat terjangan angin kencang. Sementara pada bagian belakang pasar, kondisi bangunan dinilai semakin mengkhawatirkan karena sejumlah penyangga kios sudah bergeser akibat rapuh dimakan usia.

Bahkan, beberapa pedagang terpaksa menggunakan bambu sebagai penopang sementara agar bangunan tetap berdiri. Kondisi tersebut membuat para pedagang waswas, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan pasar.

Pasca kejadian tersebut, pihaknya telah mencoba berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah lain. Namun keterbatasan anggaran membuat penanganan belum bisa dilakukan secara cepat. Terlebih, kondisi fiskal daerah saat ini ikut terdampak berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat.

Sartini mengatakan pihaknya telah mengusulkan anggaran pemeliharaan pasar melalui perubahan APBD (P-APBD) 2026. Tidak hanya Pasar Umbulsari, usulan serupa juga diajukan untuk Pasar Rambipuji yang sebelumnya mengalami kebakaran.

Menurutnya, pembahasan P-APBD diperkirakan mulai dilakukan pada Agustus 2026. Jika anggaran disetujui, maka proses perbaikan pasar ditargetkan dapat mulai dieksekusi sekitar September hingga Oktober 2026. 

Ia juga meminta para pedagang untuk sementara melakukan swadaya secara mandiri sambil menunggu proses penganggaran selesai. Pemerintah, lanjut Sartini, akan melakukan pemeliharaan terhadap pasar-pasar tradisional di Jember meski harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah.

Saat ini, terdapat sekitar 30 pasar tradisional di Kabupaten Jember yang membutuhkan perhatian dan perbaikan infrastruktur secara bertahap.

<<<< ULIL

(55 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.