
Kawan KISS FM.
Kerja sama akses pendidikan antara Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di Jawa Timur mulai dijajaki. Salah satu fokus pembahasan ialah peluang jalur khusus bagi kader Pramuka untuk melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk di Fakultas Kedokteran.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya atau Yarsis, Mohammad Nuh, usai penandatanganan naskah kerja sama di Padepokan Arum Sabil, Selasa siang mengatakan penjajakan kerja sama itu dilakukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anggota Pramuka di daerah.
Dalam agenda itu, Unusa memperkenalkan sejumlah program pendidikan yang dimiliki, termasuk Fakultas Kedokteran dan rumah sakit pendidikan yang menjadi penunjang proses belajar mahasiswa.
Selain membahas jalur penerimaan khusus, kerja sama juga diarahkan pada penyediaan beberapa skema pembiayaan pendidikan bagi kader Pramuka. Skema tersebut di antaranya berupa beasiswa maupun jalur mandiri.
Mohammad Nuh menilai kader Pramuka perlu mendapat kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan memiliki profesi tertentu. Menurutnya, hal itu penting agar peran anggota Pramuka di masyarakat tidak berhenti pada aktivitas organisasi semata.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Arum Sabil menyampaikan apresiasi kepada Unusa karena membuka peluang bagi kader Pramuka untuk menempuh pendidikan kedokteran. Menurut Arum, selama ini pendidikan dokter masih dipandang sulit dijangkau karena prosesnya panjang dan tidak mudah.
Rusdi.
(71 views)