Kawan KISS FM.
Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Jember memastikan ketersediaan hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi.
Bahkan, berdasarkan data terbaru, stok hewan kurban di Jember mengalami surplus dibanding proyeksi kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Peternakan DKP3 Jember, Elok Kristanti Jumat 8 Mei 2026 mengatakan, perhitungan stok dilakukan berdasarkan populasi ternak yang memenuhi syarat sebagai hewan kurban.
Tidak seluruh populasi ternak dapat masuk kategori hewan kurban karena harus memenuhi ketentuan usia dan kondisi kesehatan.
Untuk komoditas sapi potong, DKP3 mencatat ketersediaan mencapai sekitar 11.285 ekor. Sementara proyeksi kebutuhan masyarakat Jember pada Idul Adha tahun ini diperkirakan hanya sekitar 2.044 ekor. Dengan jumlah tersebut, stok sapi kurban di Kabupaten Jember dipastikan surplus.
Selain sapi, stok hewan kurban jenis domba juga dinilai sangat mencukupi. DKP3 mencatat ketersediaan domba di Jember mencapai 22.088 ekor, sedangkan kebutuhan masyarakat untuk hewan kurban diproyeksikan sekitar 4.096 ekor.
Sementara untuk kambing, jumlah ternak yang tersedia mencapai sekitar 8.400 ekor, dengan kebutuhan kurban diperkirakan sebanyak 6.823 ekor. Kondisi tersebut juga membuat stok kambing kurban di Kabupaten Jember berada dalam kategori aman dan surplus.
Elok menegaskan, secara umum masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Menurutnya, stok hewan kurban dari peternak lokal Jember masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
Terkait sebaran populasi ternak, Elok menjelaskan jumlah peternak di Kabupaten Jember relatif merata. Namun, beberapa wilayah tercatat memiliki populasi ternak cukup besar, di antaranya Kecamatan Silo dan Kecamatan Wuluhan yang selama ini menjadi salah satu sentra peternakan di Jember.
<<<< Ulil
(59 views)