Kawan KISS FM.
Dr. KH Abdul Haris kembali dipercaya memimpin Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Jember untuk periode 2026 hingga 2031. Kepercayaan ini diberikan setelah dirinya dinilai berhasil memimpin pada periode sebelumnya.
Pemilihan berlangsung dalam musyawarah daerah atau Musda MUI tahun 2026, yang digelar Sabtu, 4 April 2026, di Gedung Business Education Center UIN KHAS Jember. Dalam forum tersebut, Dr. KH Abdul Haris yang juga dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN KHAS, terpilih secara aklamasi untuk kedua kalinya.
Ketua tim formatur, KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kinerja kepengurusan MUI periode 2021 hingga 2026 yang dinilai mampu menghadapi berbagai dinamika.
Selain ketua, susunan pimpinan juga diperkuat sejumlah wakil ketua umum dari berbagai unsur organisasi dan akademisi, di antaranya dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, kalangan akademisi, Al-Irsyad, hingga Muslimat. Sementara posisi sekretaris tetap diisi oleh Dr. KH Abdul Wahab.
Menanggapi amanah tersebut, Dr. KH Abdul Haris menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan peserta Musda. Ia mengakui ke depan tantangan yang dihadapi MUI tidak semakin ringan, terutama dalam menjalankan tugas pokok, termasuk dalam penyampaian fatwa yang kerap memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa setiap fatwa yang dikeluarkan MUI dilakukan secara independen dan melalui prosedur yang jelas.
Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Dr. Hepni Zein, menegaskan bahwa MUI merupakan wadah yang menghimpun para ulama dan cendekiawan. Ia berharap peran ulama sebagai pewaris nabi dapat terus dioptimalkan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat.
Dengan begitu, keberadaan MUI diharapkan mampu menjadi kompas kehidupan umat, sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum keagamaan di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
FIT
(205 views)