
Kawan KISS FM.
Warga Kabupaten Jember menyoroti pembangunan di sekitar stasiun kereta api Jember dan meminta DPRD Jember meningkatkan pengawasan. Proyek tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap fasilitas umum, terutama menyempitnya akses jalan.
Sejumlah warga mengeluhkan perubahan kondisi jalan di sekitar stasiun. Salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan identitasnya kepada KISS FM mengungkapkan, pembangunan tersebut menyebabkan ruang jalan berkurang. Ia menyebut adanya penambahan taman yang memakan badan jalan, serta pembangunan dua gerbang parkir yang berada di tengah jalur umum.
Selain itu, warga juga mempertanyakan sejauh mana keterlibatan Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD dalam proyek tersebut.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, membenarkan adanya pembangunan akses di kawasan sekitar stasiun. Ia menilai proyek tersebut kemungkinan bertujuan untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, khususnya saat terjadi aktivitas naik dan turun penumpang kereta api.
Meski demikian, hingga kini pihaknya mengaku belum menerima penjelasan detail terkait desain pembangunan dari PT Kereta Api Indonesia. Padahal, menurutnya, penjelasan tersebut penting disampaikan kepada publik, terutama setelah muncul keluhan terkait dampak penyempitan jalan.
Tabroni menegaskan perlunya koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak PT KAI agar pembangunan berjalan transparan dan tidak merugikan masyarakat. Ia juga mendorong adanya dialog bersama guna memastikan kepentingan publik tetap menjadi prioritas.
<<<< Fit
(64 views)