Kawan KISS FM,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan sebagian wilayah Kabupaten Jember mulai memasuki awal musim kemarau. Wilayah selatan disebut lebih dulu mengalami peralihan dibandingkan kawasan lainnya.
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, Selasa 21 April 2026, menjelaskan daerah seperti Tempurejo, Ambulu, Wuluhan, hingga Puger saat ini sudah masuk fase awal musim kemarau.
Sementara itu, wilayah Jember bagian tengah hingga utara, termasuk kawasan perkotaan, diperkirakan baru akan memasuki musim kemarau pada awal hingga pertengahan Mei 2026.
Adi menegaskan, meskipun sudah memasuki musim kemarau, hujan masih berpotensi terjadi, terutama pada fase awal. Intensitasnya cenderung ringan hingga sedang dan tidak berlangsung setiap hari.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan karakteristik masa peralihan dari musim hujan ke kemarau. Dalam periode ini, cuaca masih dipengaruhi dinamika atmosfer yang menyebabkan hujan sesekali turun meski secara umum curah hujan menurun.
Lebih lanjut, BMKG memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Jember akan terjadi pada Agustus 2026. Setelah itu, kawasan Jember akan kembali memasuki masa peralihan menuju musim hujan pada Oktober hingga November.
Terkait potensi kemarau yang lebih panjang, Adi menyebut hal itu masih dipengaruhi perkembangan fenomena El Nino yang saat ini terus dipantau oleh BMKG, apakah akan menguat atau justru melemah.
<<<< ULIL
(50 views)