
Kawan KISS FM,
Pemerintah Kabupaten Jember melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan verifikasi faktual data kemiskinan yang melibatkan ASN. Hal itu dilakukan menyusul insiden kecelakaan yang dialami aparatur sipil negara di lapangan.
Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, Selasa 21 April menyatakan bahwa uji coba atau trial pelaksanaan verval sebelumnya memang masih menemukan sejumlah kendala teknis di lapangan. Ke depan, Pemkab akan melakukan perbaikan dengan mempertimbangkan kondisi petugas, termasuk faktor jenis kelamin dan kesehatan.
ASN perempuan, lanjutnya, akan diupayakan tidak ditugaskan ke lokasi yang terlalu jauh atau berat. Selain itu, ASN yang sedang sakit, lanjut usia, atau memiliki keterbatasan fisik tidak akan dipaksakan untuk turun langsung ke lapangan. Tugas tersebut dapat diwakilkan kepada rekan kerja lain, dengan tetap menjaga akuntabilitas data.
Pemerintah juga membuka fleksibilitas penggunaan akun kerja agar proses verifikasi tetap berjalan, selama data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, penyesuaian penugasan juga akan dilakukan dengan mendekatkan lokasi kerja ASN ke wilayah tempat tinggal masing-masing, guna meminimalisir risiko di lapangan.
Lebih jauh Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah menjalankan tugas dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap masyarakat.
<<<< RUSDI
(63 views)