Bupati Fawait Tegaskan Verifikasi Data Kemiskinan Libatkan ASN Bukan Karena Tak Percaya BPS

Kawan KISS FM,

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan, verifikasi data kemiskinan yang melibatkan ASN dilakukan bukan karena tidak percaya pada data Badan Pusat Statistik atau BPS. Hal itu dilakukan semata-mata untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, Minggu 19 April, mengatakan kondisi kemiskinan di Kabupaten Jember saat ini masih tergolong tinggi dan berdampak ke berbagai sektor.

Dampak itu terlihat dari tingginya angka stunting, angka kematian ibu, hingga kematian bayi yang masih menjadi perhatian.

Tak hanya itu, persoalan kemiskinan juga disebut berpengaruh terhadap meningkatnya tindak kriminalitas.

Selama sepuluh tahun terakhir, berbagai program dari pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah dinilai belum mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. Kondisi ini pun disebut sebagai darurat kemiskinan yang membutuhkan penanganan bersama, sehingga perlu keterlibatan seluruh ASN untuk melakukan verifikasi data.

Fawait menegaskan bahwa langkah verifikasi data melibatkan ASN bukan karena meragukan data BPS maupun pendamping Program Keluarga Harapan. Namun, langkah ini diambil untuk menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat yang menilai bantuan belum tepat sasaran.

Fawait menilai, akurasi data menjadi kunci penting dalam keberhasilan program pengentasan kemiskinan. 

<<<< RUSDI

(49 views)