
Kawan KISS FM.
Bencana angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di selatan Kabupaten Jember pada Jumat sore, 6 Maret 2026, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga terdampak.
Salah satu warga Dusun Demangan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Mita, mengatakan angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan banyak rumah warga tertimpa pohon besar serta sejumlah gudang tembakau roboh akibat terpaaan angin.
Menurut Mita, kondisi tersebut membuat warga khawatir jika bencana serupa kembali terjadi, mengingat hingga kini kerusakan masih terlihat di beberapa rumah dan bangunan di sekitar permukiman.
Selain itu, warga juga berharap pendataan korban terdampak dapat dilakukan kembali secara lebih menyeluruh. Pasalnya, menurut Mita, masih ada sejumlah warga yang rumahnya terdampak namun belum tercantum dalam data yang dilaporkan BPBD Jember, khususnya di wilayah RT 7 RW 9 Dusun Demangan.
Beberapa warga yang disebut belum masuk dalam pendataan antara lain Wawan, Sugit, Wahab, Pujo, Sunari, Soimun, Bungkas, Lamidi, Sukam, Sumali, dan Saeran.
Warga berharap jika dilakukan pendataan ulang, bantuan yang diberikan pemerintah dapat diterima secara merata oleh seluruh korban terdampak.
Sebelumnya, angin kencang yang menerjang wilayah selatan Jember dilaporkan menyebabkan sedikitnya 51 pohon tumbang dan merusak sejumlah bangunan di empat desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.
Dalam kejadian tersebut, tercatat 19 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, satu orang mengalami luka ringan, serta 18 jiwa terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai dan berhati-hati cuaca ekstrem serta mewaspadai pohon yang berpotensi rawan tumbang.
Upaya penanganan masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Beberapa langkah lanjutan yang direncanakan antara lain melanjutkan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga, distribusi logistik bagi warga terdampak, serta penyaluran terpal untuk fasilitas pendidikan di SDN Tanjungrejo 4.
Pemerintah daerah juga meneruskan laporan kejadian kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak bencana.
Selain itu, tim juga mengusulkan kegiatan kerja bakti lanjutan dengan dukungan alat berat berupa skylift atau crane dari dinas terkait untuk membantu proses penanganan gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga.
<<<< Ulil
(205 views)