
Kawan KISS FM.
Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember selama dua bulan terakhir, yakni Januari hingga Februari 2026, masih tergolong tinggi. Dari data yang tercatat, terjadi sekitar 150 peristiwa kecelakaan dengan 24 korban meninggal dunia. Korban terbanyak berasal dari kalangan usia pelajar.
Data tersebut disampaikan dalam kegiatan kolaborasi antara Satlantas Polres Jember dan Jasa Raharja Cabang Jember melalui program “Police Go To Pesantren 2026” yang digelar di Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Rabu 11 Maret 2026.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember, Ipda Oeny Angga Mahendra, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para santri, agar lebih memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar maupun santri sehingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Menurutnya, Satlantas Polres Jember secara rutin mendatangi sekolah dan pondok pesantren untuk mengkampanyekan pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Jember.
Hal senada disampaikan petugas Jasa Raharja Cabang Jember, Sayer. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang diterima Jasa Raharja, sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan pelajar. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas untuk menekan jumlah korban, terutama korban dengan luka berat maupun meninggal dunia.
Sayer menambahkan, selama Januari hingga Februari 2026 tercatat sekitar 150 kasus kecelakaan dengan 24 korban meninggal dunia. Hingga Februari 2026, total santunan yang telah dibayarkan kepada para korban mencapai lebih dari Rp3 miliar.
Besaran santunan yang diberikan Jasa Raharja untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, sedangkan korban luka-luka mendapatkan santunan dengan nilai yang bervariasi hingga maksimal Rp20 juta.
Ia juga menjelaskan bahwa data kecelakaan untuk bulan Maret masih belum sepenuhnya masuk, karena rekapitulasi biasanya baru dapat disajikan secara lengkap pada akhir bulan.
Fit
(282 views)