
Kawan KISS FM.
Pemerintah Kabupaten Jember membuka kemungkinan menerapkan work from home atau WFH bagi aparatur sipil negara jika antrean pembelian BBM di sejumlah SPBU belum kembali normal pada awal pekan depan. Pilihan WFH dipertimbangkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus menekan potensi kepadatan di SPBU akibat kepanikan membeli BBM.
Fawait mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama kepolisian, Pertamina, serta Hiswana Migas. Hasil rapat memastikan stok BBM di Kabupaten Jember masih dalam kondisi aman bahkan disebut melimpah. Pada Jumat 6 Maret, tambahan distribusi mencapai sekitar 100 ribu liter, dan pada Sabtu ditambah lagi sekitar 300 ribu liter untuk wilayah Jember.
Meski demikian, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU terutama di kawasan perkotaan. Sementara di wilayah pinggiran, antrean relatif lebih pendek dan masih berada di dalam area SPBU.
Melihat situasi tersebut Fawait mempertimbangkan kebijakan WFH, apabila antrean panjang masih berlangsung pada Senin mendatang. Selama WFH, ASN Pemkab Jember kemungkinan diminta bekerja dari rumah, sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat dilakukan secara daring.
<<< Rusdi
(230 views)