BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat dan Berlangsung Lebih Lama

Kawan KISS FM,

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih cepat pada tahun 2026. Selain datang lebih awal, durasi musim kemarau juga diperkirakan berlangsung lebih panjang dibandingkan biasanya.

Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, menjelaskan bahwa secara umum musim kemarau di Indonesia diprediksi mulai terjadi pada April 2026.

Menurutnya, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung sekitar lima hingga enam bulan, bahkan berpotensi lebih lama tergantung perkembangan fenomena iklim global.

Adi menambahkan, kondisi tersebut berkaitan dengan kemungkinan munculnya fenomena iklim global El Nino–Southern Oscillation atau ENSO dalam fase El Nino dengan kategori lemah hingga moderat.

Fenomena ini berpotensi mempercepat datangnya musim kemarau sekaligus meningkatkan durasi berlangsungnya musim kering di sejumlah wilayah. 

Lebih lanjut pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem, di momentum masa pancaroba saat ini.

Sebelumnya, BPBD Jember melaporkan, sepanjang 1 hingga 28 Februari 2026, wilayah Kabupaten Jember tercatat mengalami 122 kejadian bencana dan musibah. Dari total kejadian itu terdiri dari 112 bencana alam dan 10 kejadian musibah lainnya yang tersebar di sejumlah kecamatan di Jember.

Secara keseluruhan, sekitar 7.600 warga terdampak oleh berbagai bencana yang terjadi selama Februari. Selain itu, 34 unit infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan mengalami dampak kerusakan.

Sementara itu, jika dihitung sejak awal tahun, BPBD Jember menyebut periode Januari hingga Februari 2026, BPBD telah menangani sekitar 320 kejadian bencana dan musibah di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

<<<<<<<< ULIL

(241 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.