
Kawan KISS FM.
Hujan yang mengguyur Kabupaten Jember sejak Sabtu siang hingga malam, 28 Februari 2026, memicu bencana tanah longsor dan banjir luapan di beberapa kecamatan, Minggu 1 Maret 2026. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Dusun Sumber Candik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk. Material longsor setinggi sekitar 7 meter dengan lebar 4 meter menutup akses jalan setapak warga.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan longsoran berpotensi kembali terjadi dan mengancam tiga rumah milik Sunardi (53), Heni (36), dan Fendik (30) dengan total sembilan jiwa. Saat ini kondisi tanah di lokasi masih labil. Tim mitigasi merekomendasikan warga meningkatkan kewaspadaan, memasang penahan bambu, melakukan konservasi vegetasi berakar kuat seperti vetiver, serta membuat terasering guna mengurangi risiko erosi dan longsor lanjutan.
Selain longsor, banjir luapan juga melanda Kecamatan Jenggawah dan Ajung pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Di Dusun Curah Buntu, Desa Curah Buntu, Kecamatan Jenggawah, sembilan rumah terdampak dengan ketinggian air di dalam rumah sekitar 20 sentimeter. Genangan di halaman dan akses jalan berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter.
Banjir serupa terjadi di Dusun Besok Timur, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Sebanyak sembilan rumah terendam dengan ketinggian air 10 hingga 20 sentimeter di dalam rumah.
Banjir terparah terjadi di Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan. Sedikitnya 470 kepala keluarga atau 1.070 jiwa terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 80 sentimeter. Sebanyak 183 kepala keluarga atau 555 jiwa lainnya tercatat terpapar banjir dengan tinggi genangan 30 hingga 60 sentimeter.
Fasilitas umum berupa TPQ Nurul Quran turut terendam. Meski demikian, tidak ada warga yang mengungsi dan seluruhnya masih bertahan di rumah masing-masing.
Petugas BPBD Kabupaten Jember bersama Muspika, perangkat desa, Destana, Tagana, relawan Brandal Alas, dan warga melakukan pemantauan serta asesmen. Posko dan dapur mandiri didirikan di Balai Desa Glundengan. Bantuan logistik yang disalurkan antara lain lima paket sembako, 72 kaleng lauk pauk, satu paket masak, dua paket makan, serta satu unit kompor. Dinas Sosial turut menambah dukungan logistik.
(193 views)