Kawan KISS FM,
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember mencatat sejumlah komoditas strategis yang tercatat menjadi penyumbang utama inflasi tahunan atau year on year pada Januari 2026 sebesar 2,89 persen.
Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Jember, Meri Vita Zulfa Faizatin, menjelaskan bahwa tarif listrik menjadi komoditas dengan andil inflasi tahunan tertinggi pada Januari 2026, yakni sebesar 1,38 persen dengan tingkat inflasi mencapai 55,77 persen. Kondisi ini tidak lepas dari dampak diberikannya subsidi tarif listrik pada awal tahun 2025.
Selain tarif listrik, emas perhiasan juga memberikan tekanan besar terhadap inflasi tahunan dengan andil sebesar 1,05 persen. Menurutnya, kenaikan harga emas dipengaruhi oleh kondisi global, antara lain meningkatnya tensi geopolitik, aksi pembelian besar-besaran oleh bank sentral dunia, serta peran emas sebagai instrumen safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi.
BPS juga mencatat komoditas lain yang turut menyumbang inflasi tahunan, di antaranya beras dengan andil 0,12 persen, sigaret kretek mesin sebesar 0,10 persen, serta bakso siap santap dengan andil 0,07 persen. Kenaikan harga komoditas tersebut berkaitan dengan tingginya biaya produksi dan distribusi serta perubahan pola konsumsi masyarakat.
Sementara itu, pada perkembangan harga energi, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada Januari 2026. Harga Pertamax tercatat turun sekitar Rp400 dari sebelumnya Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter. Meski demikian, penyesuaian harga BBM tersebut belum cukup menahan tekanan inflasi tahunan yang dipicu oleh komoditas energi lainnya.
Faktor cuaca juga turut memengaruhi pergerakan harga. Curah hujan yang tinggi sepanjang Januari 2026 dengan suhu udara rata-rata sekitar 26,8 derajat Celsius, kelembapan tinggi, serta intensitas sinar matahari yang fluktuatif berdampak pada produksi dan distribusi sejumlah komoditas pangan.
Selain itu, berakhirnya momen libur Natal dan Tahun Baru menyebabkan perubahan pola permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan, rekreasi, dan transportasi. Namun secara tahunan, tekanan harga tetap terjadi akibat faktor struktural dan global yang mendorong inflasi di sejumlah kelompok pengeluaran.
(234 views)