
Kawan KISS FM.
Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jember. Setelah sebelumnya melanda Kecamatan Patrang dan Jelbuk, longsor kali ini terjadi di Dusun Baban Batu Ampar, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kamis dini hari, 26 Februari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat waktu sahur dan menimpa rumah milik Maskanah (49), warga setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa hingga Rabu, 25 Februari 2026, dalam durasi cukup lama.
Menurutnya, tebing dengan ketinggian sekitar 15 meter menjadi labil akibat curah hujan tinggi hingga akhirnya longsor dan menimpa bagian rumah warga.
Menyusul laporan kejadian, BPBD Jember segera melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan melakukan asesmen di lokasi. Petugas juga mendistribusikan bantuan logistik darurat, termasuk terpal untuk menutup bagian rumah yang terdampak.
Sebelumnya, longsor juga terjadi di beberapa titik lain. Di antaranya di Jalan M Sruji, Kelurahan Patrang, pada Selasa, 24 Februari 2026. Kemudian di Dusun Pakel, Desa Sucongepoh, Kecamatan Jelbuk, Rabu, 25 Februari 2026, yang menyebabkan pondasi jalan lingkungan amblas sebagian.
Atas rangkaian kejadian tersebut, BPBD Jember mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diminta tidak mendirikan bangunan di atas maupun di bawah lereng yang rawan longsor guna menghindari risiko serupa.
Fit.
(257 views)