
Setelah dilakukan pencarian, korban banjir Bandang sungai Badean Desa Pakis Kecamatan panti, ditemukan sudah meninggal dunia di aliran sungai Bedadung Desa Puger wetan kecamatan Puger. Korban yang juga Aparatur Sipil Negara ( ASN) Kecamatan panti ini, ditemukan warga sekitar pukul 15.01 WIB.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, menyusul informasi penemuan korban di Puger, BPBD Jember bersama Basarnas dan Satpolairud langsung bergerak ke TKP, untuk mengevakuasi korban ke layanan kesehatan terdekat, untuk diidentifikasi.
Setelah ada kepastian, korban merupakan Abdul Wahid, korban banjir bandang, pihaknya langsung membawa ke rumah duka di desa Pakis.
Edy juga menghimbau kepada masyarakat, yang tinggal di sekitar bantaran sungai, rawan Banjir, untuk selalu hati – hati dan waspada. Sebab, sesuai prakiraan BMKG saat ini, kawasan Jember masih berpotensi terjadi hujan ringan, sedang hingga intensitas tinggi, hingga 10 Februari 2026.
Sebelumnya, banjir Bandang melanda sungai Badean yang melintasi desa pakis Kecamatan panti, Senin malam, 2 Februari 2026.
Debit air yang tinggi membawa material lumpur dan kayu meluap ke pemukiman warga. Sedikitnya 4 dapur warga yang berada di bantaran sungai, rusak. Selain itu ada sebanyak 38 rumah terdampak dan sebanyak 30 warga terpaksa mengungsi.
Selain itu, banjir juga menerjang 2 rumah warga desa pecoro kecamatan Rambipuji. Hafit
(276 views)