Kawan KISS FM.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Jember telah melewati puncak musim hujan pada Februari, namun masih berada dalam periode musim hujan hingga akhir Maret 2026.
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, menjelaskan musim hujan di wilayah Jember umumnya berlangsung sejak pertengahan Oktober atau awal November dan diperkirakan berakhir pada akhir Maret. Selanjutnya, pada akhir Maret hingga awal April, Jember akan mulai memasuki masa pancaroba atau peralihan musim.
Terkait prakiraan cuaca menjelang arus mudik Lebaran, khususnya pada H-7, Adi menyebut wilayah Jember dan kawasan Tapal Kuda secara umum masih berada dalam periode musim hujan. Meski demikian, intensitas curah hujan diprediksi mulai menurun seiring mendekati akhir Maret dan masa peralihan musim.
Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca hingga mendekati hari keberangkatan karena kondisi atmosfer bisa berubah.
Dia mengatakan, prakiraan cuaca akan terus diperbarui hingga H-1 Lebaran untuk memberikan informasi yang lebih akurat. BMKG juga mengimbau pemudik tetap waspada terhadap potensi hujan yang masih dapat terjadi, meskipun dengan intensitas lebih rendah, guna mengantisipasi gangguan perjalanan selama arus mudik Lebaran.
(226 views)